Friday, October 28, 2016

Sejarah Peringatan Hari Guru Nasional

0 komentar
Peringatan Hari Guru Nasional 25 November - Adalah hari untuk menunjukkan penghargaan terhadap guru, dan diperingati pada tanggal yang berbeda-beda bergantung pada negaranya. DI Indonesia Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November. Hal itu ditetapkan oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994. Selain itu, tanggal 25 November 1945 juga ditetapkan sebagai hari lahir Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

PGRI lahir pada 25 November 1945, setelah 100 hari proklamasi kemerdekaan Indonesia. Cikal bakal organisasi PGRI adalah diawali dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) tahun 1912, kemudian berubah nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) tahun 1932. emangat kebangsaan Indonesia telah lama tumbuh di kalangan guru-guru bangsa Indonesia. 

http://sejarahrakyat.blogspot.co.id/

Organisasi perjuangan huru-guru pribumi pada zaman Belanda berdiri tahun 1912 dengan nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB). Organisasi ini bersifat unitaristik (suatu kesatuan yang tidak memandang ijazah, suku, agama dan lain-lain) yang anggotanya terdiri dari para Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah, dan Penilik Sekolah. Dengan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda mereka umumnya bertugas di Sekolah Desa dan Sekolah Rakyat Angka Dua. 

Sejalan dengan keadaan itu maka disamping PGHB berkembang pula organisasi guru bercorak keagamaan, kebangsaan, dan yang lainnya. Kesadaran kebangsaan dan semangat perjuangan yang sejak lama tumbuh mendorong para guru pribumi memperjuangkan persamaan hak dan posisi dengan pihak Belanda. Hasilnya antara lain adalah Kepala HIS yang dulu selalu dijabat orang Belanda, satu per satu pindah ke tangan orang Indonesia. Semangat perjuangan ini makin berkobar dan memuncak pada kesadaran dan cita-cita kesadaran. 

Perjuangan guru tidak lagi perjuangan perbaikan nasib, tidak lagi perjuangan kesamaan hak dan posisi dengan Belanda, tetapi telah memuncak menjadi perjuangan nasional dengan teriak “merdeka.” Pada tahun 1932 nama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) diubah menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI). Perubahan ini mengejutkan pemerintah Belanda, karena kata “Indonesia” yang mencerminkan semangat kebangsaan sangat tidak disenangi oleh Belanda. Sebaliknya, kata “Indonesia” ini sangat didambakan oleh guru dan bangsa Indonesia. 

Pada zaman pendudukan Jepang segala organisasi dilarang, sekolah ditutup, Persatuan Guru Indonesia (PGI) tidak dapat lagi melakukan aktivitas. Semangat proklamasi 17 Agustus 1945 menjiwai penyelenggaraan Kongres Guru Indonesia pada tanggal 24 – 25 November 1945 di Surakarta. Melalaui kongres ini, segala organisasi dan kelompok guru yang didasarkan atas perbedaan tamatan, lingkungan pekerjaan, lingkungan daerah, politik, agama, dan suku, sepakat dihapuskan. Mereka adalah – guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan Republik Indonesia yang baru dibentuk. 

Mereka bersatu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di dalam kongres inilah, pada tanggal 25 November 1945 – seratus hari setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didirikan. Dengan semangat pekik “merdeka” yang bertalu-talu, di tangan bau mesiu pemboman oleh tentara Inggris atas studio RRI Surakarta, mereka serentak bersatu untuk mengisi kemerdekaan dengan tiga tujuan : 

1. Mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia; 
2. Mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan; 
3. Membela hak dan nasib buruh umumnya, guru pada khususnya. 

Sejak Kongres Guru Indonesia itulah, semua guru Indonesia menyatakan dirinya bersatu di dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Jiwa pengabdian, tekad perjuangan dan semangat persatuan dan kesatuan PGRI yang dimiliki secara historis terus dipupuk dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan negara kesatuan republik Indonesia. 

Dalam rona dan dinamika politik yang sangat dinamis, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tetap setia dalam pengabdiannya sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi, dan organisasi ketenagakerjaan, yang bersifat unitaristik, independen, dan tidak berpolitik praktis. Untuk itulah, sebagai penghormatan kepada guru, pemerintah Republik Indonesia dengan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan hari lahir PGRI tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional, dan diperingati setiap tahun. Semoga PGRI, guru, dan bangsa Indonesia tetap jaya dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Itulah sekilas tentang sejarah peringatan hari guru nasional yang dapat saya tuliskan semoga bermanfaat. Terimakasih
Read more ►

Thursday, October 27, 2016

Kisah Dan Biografi KH Hasyim Asy'ari

0 komentar
Biografi KH Hasyim Asy’ari Pendiri Nahdatul Ulama – Siapa yang tak mengenal sosok guru satu ini? Ia merupakan pendiri dari Nahdatul Ulama yang merupakan salah satu Organisasi Islam terbesar di Indonesia. Perjalanannya dalam mensyiarkan agama tauhid di bumi pertiwi ini memakan waktu yang cukup panjang. Mengikuti sabda Nabi Muhammad SAW, dimana menggunakan jalan hidupnya sebagai jalan dakwah untuk mengenal sang Pencipta Yang Esa.

Perjuangannya tak hanya dalam membela agama Illahi namun ia juga dikenal sebagai salah satu pahlawan nasional lantaran jasa – jasanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Republik Indonesia dari para penjajah yang merajalela di bumi pratiwi. Selain itu, fakta yang menarik lainnya ialah beliau merupakan kakek dari salah satu presiden Indonesia yaitu Bapak Abdurrahman Wahid. Siapakah ia? Ia adalah KH Hasyim Asy’ari. Lalu bagaimana kisah perjalanan hidup serta perjuangan dan juga karya – karya dari sang kiyai? Berikut selengkapnya profil dan biografi dari KH. Hasyim Asy’ari.

http://sejarahrakyat.blogspot.co.id/

Profil KH Hasyim Asy’ari

Nama Lengkap: Mohammad Hasjim Asy’arie
Lahir: Demak, Jawa Tengah, 10 April 1875
Wafat: Jombang, Jawa Timur, 07 September 1947
Agama : Islam
Kebangsaan : Indonesia
Profesi: Ulama, Pejuang
Organisasi : Nahdatul Ulama (Pendiri)
Pesantren: Pesantren Tebuireng (Pendiri)
Orang Tua: Kyai Asy’ari (Ayah); Halimah (Ibu)
Istri – istri : Nyai Nafiqoh; Nyai Masruroh; dll.
Anak – anak : Hannah; Khoiriyah; Aisyah; Azzah; Abdul Wahid; Abdul Karim; Ubaidillah; Mashurroh; Mohammad Yusuf; Abdul Qodir; Fatimah; Chotijah; Mohammad Ya’kub
Penghargaan : Pahlawan Nasional Indonesia

Biografi KH Hasyim Asy’ari Pendiri Nahdatul Ulama – Siapa yang tak mengenal sosok guru satu ini? Ia merupakan pendiri dari Nahdatul Ulama yang merupakan salah satu Organisasi Islam terbesar di Indonesia. Perjalanannya dalam mensyiarkan agama tauhid di bumi pertiwi ini memakan waktu yang cukup panjang. Mengikuti sabda Nabi Muhammad SAW, dimana menggunakan jalan hidupnya sebagai jalan dakwah untuk mengenal sang Pencipta Yang Esa.

Perjuangannya tak hanya dalam membela agama Illahi namun ia juga dikenal sebagai salah satu pahlawan nasional lantaran jasa – jasanya dalam memperjuangkan kemerdekaan Negara Republik Indonesia dari para penjajah yang merajalela di bumi pratiwi. Selain itu, fakta yang menarik lainnya ialah beliau merupakan kakek dari salah satu presiden Indonesia yaitu Bapak Abdurrahman Wahid.

Siapakah ia? Ia adalah KH Hasyim Asy’ari. Lalu bagaimana kisah perjalanan hidup serta perjuangan dan juga karya – karya dari sang kiyai? Berikut selengkapnya profil dan biografi dari KH. Hasyim Asy’ari.

Profil KH Hasyim Asy’ari

Nama Lengkap: Mohammad Hasjim Asy’arie
Lahir: Demak, Jawa Tengah, 10 April 1875
Wafat: Jombang, Jawa Timur, 07 September 1947
Agama : Islam
Kebangsaan : Indonesia
Profesi: Ulama, Pejuang
Organisasi : Nahdatul Ulama (Pendiri)
Pesantren: Pesantren Tebuireng (Pendiri)
Orang Tua: Kyai Asy’ari (Ayah); Halimah (Ibu)
Istri – istri : Nyai Nafiqoh; Nyai Masruroh; dll.
Anak – anak : Hannah; Khoiriyah; Aisyah; Azzah; Abdul Wahid; Abdul Karim; Ubaidillah; Mashurroh; Mohammad Yusuf; Abdul Qodir; Fatimah; Chotijah; Mohammad Ya’kub
Penghargaan : Pahlawan Nasional Indonesia

Biodata KH Hasyim Asy'ari, Profil KH Hasyim Asy'ari, Kisah KH Hasyim Asy'ari, Biografi KH Hasyim Asy'ari

Mohammad Hasjim Asy’ari merupakan anak ke-3 dari sepuluh bersaudara. Ia putra dari seorang ulama bernama Kyai Asy’ari yang menikah dengan Halimah yang merupakan keturunan dari Raja Brawijaya V dari Kerajaan Majapahit, salah satu kerajaan Hindu terbesar di Indonesia.

Berbekal ilmu agama dari ayah dan juga kakeknya yang merupakan seorang ulama, Hasyim memiliki ilmu agama yang cukup baik. Kakeknya, Kyai Utsman merupakan pendiri pesantren Nggendang di Jombang, Jawa Timur. Sejak usianya 15 tahun, Kyai Hasyim rajin menempuh ilmu dari berbagai pesantren. Ia berkelana ke beberapa pesantren untuk menimba ilmu agama.

Di tahun 1892, KH. Hasyim menikah kembali dengan Nyai Nafisyah yang merupakan putri dari Kyai Ya’Kub. Tak lama dari pernikahannya itu, Kyai Hasyim beserta istri dan mertuanya pergi ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji. Sesampainya di Mekkah, setelah selesai menunaikan ibadah haji, Kyai Hasyim tak langsung kembali ke tanah air.

Dirinya menyempatkan untuk menimba ilmu agama bersama dengan ulama – ulama besar asal Indonesia di tanah suci seperti Sayyid Husein Al-Habsyi. KH. Hasyim mempergunakan waktu dan kesempatan saat di tanah suci untuk memperdalam hadist – hadist Nabi Muhammad SAW dan juga ilmu Tassawuf.

yaikh Mafudz merupakan salah satu guru KH. Hasyim yang mengajarkan tentang hadist Sahih Bukhari. Ia merupakan ulama pertama asal Indonesia, lebih tepatnya berasal dari pacitan yang mengajar sebagai ahli hadist di Mekkah. Kajian tentang hadist merupakan favourite dari sang Kyai.

Ia senang mempelajari lengkap tentang ilmu hadist, fikih, dan lainnya. Sekitar tujuh bulan di Mekkah bersama istri dan mertuanya, anak pertamanya Nyai Nafisyah lahir tepat saat mereka di tanah suci. Namun sayang sekali, tak lama setelah melahirkan, sang istri meninggal. Empat puluh hari setelah istrinya meninggal, putranya yang baru lahir itu juga menyusul ibunya menghadap yang kuasa.

Kesedihan pun memenuhi relung hari sang kyai. Namun, ia tak boleh berlarut – larut dalam kesedihan, karena beliau yakin semua ini ialah takdir dari sang pencipta. Tak lama dari itu, KH. Hasyim pun kembali ke tanah air bersama dengan mertuanya.

KH. Hasyim kembali berguru ke Mekkah di tahun berikutnya, yakni 1893. Di kesempatan itu, Kyai menghabiskan waktu yang cukup lama untuk lebih lanjut memperdalam ilmu agama. Selain itu, ia juga mengunjungi makam – makan nabi, salah satunya makam Nabi Muhammad SAW di Madinah.

Setelah bertahun – tahun dan merasa cukuo dengan ilmu yang diperolehnya dari para guru di Mekkah, Kyai Hasyim kembali ke tanah air untuk mengajarkan ilmu yang telah ia peroleh selama ini. Awalnya, ia mengajar di Pesantren Nggedang milik kakeknya. Kemudian ia hijrah ke Jombang dan mengajar di salah satu pesantren di Jombang.

Tak lama dari itu ia kembali ke Nggedang dan kembali berdakwah. Di suatu desa bernama Tebu Ireng dikenal sebagai tempat yang khas akan maksiat. Dari sinilah kemudian KH. Hasyim tertarik untuk mendirikan sebuah pesantren untuk mensyiarkan ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Kini tempat tersebut menjadi kawasan pendidikan syiar islam. Pesantren Tebu Ireng merupakan salah satu pesantren terbesar di Indonesia.

KH Hasyim tak hanya dikenal sebagai alim ulama namun ia juga dikenal sebagai salah satu tokoh pejuang di Indonesia. Kiprahnya dalam melawan penjajah dihargai dengan gelar Pahlawan Nasional Indonesia. KH Hasyim dikenal telah menerbitkan banyak buku – buku tentang agama Islam, selain itu ia juga menularkan pemikiran – pemikiran positif dan membakar semangat pemuda dalam melawan penjajahan di bumi pertiwi. Atas pemikirannya, tanggal 22 Oktober dijadikan sebagai Hari Pahlawan Nasional.

KH Hasyim mendirikan organisasi islam bernama Nahdatul Ulama yang berarti Kebangkitan Ulama pada tahun 1926. Pemikiran – pemikiran beliau mempengaruhi sebagian besar umat islam di Indonesia. Pasca kemerdekaan, KH Hasyim dipilih menjadi ketua dewan Majelis Syuro Ulama Indonesia. 

Jabatan tersebut masih dipegangnya sampai di tahun 1947 lantaran tiba – tiba beliau mengalami pendarahan otak yang kemudian menyebabkan beliau wafat tepat di tanggal 07 September. Kepergiannya membawa kesedihan warga sekitar terutama para murid – muridnya. Namun, ia meninggalkan begitu banyak karya – karya yang mencerahkan pemuda – pemudi Indonesia mengenal ajaran yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW.

Demikian profil dan biografi dari sang Maha Guru, KH. Hasyim Asy’ari, semoga bermanfaat bagi anda yang membacanya.
Read more ►

Hari Ayah Nasional Di Peringati Pada 12 November

0 komentar
Sejarah Peringatan Hari Ayah - Hari Ayah mungkin belum familiar ditelinga kita dibandingkan dengan hari Ibu sehingga tidak banyak orang tahu kapan ditentukannya tanggal memperingati hari untuk ayah kita, namun keberadaan Sang ayah dalam kehidupan sehari hari terutama dalam ruang lingkup keluarga tentulah sangat penting kedudukannya.

Hari Ayah adalah hari untuk menghormati Ayah, begitu kira-kira wikipedia menterjemahkan Hari Ayah Nasional, cukup sederhana tetapi banyak mengandung makna tergantung bagaimana kita menyingkapi dan memperlakukan sejarah hari ayah nasional terutama dikehidupan nyata keseharian kita terhadap keberadaan seorang ayah bagi keluarga.


http://sejarahrakyat.blogspot.co.id/

Biasanya Hari Ayah dirayakan dengan pemberian hadiah kepada ayah dan kegiatan kekeluargaan. Selain semua itu juga Ayah adalah tulang punggung, sandaran, dan pelindung dalam sebuah rumah tangga. Di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Laki-laki Internasional atau International Men’s Day (dalam bahasa Inggris) diperingati setiap bulan 12 November.

Khusus di Indonesia, peringatan Hari Ayah Nasional tergolong unik. Perayaannya baru dimulai pada 12 November 2006 lalu dan kurang populer di mata kebanyakan rakyat Indonesia. Adalah Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP), komunitas komunikasi lintas agama yang menjadi motor penggerak perayaan hari spesial tersebut.

Pendeklarasian Hari Ayah dilakukan di Pendapa Gede Balaikota Solo, Jawa Tengah. PPIP berangkat dari fakta bahwa ayah sebagai bagian dari keluarga memegang peran sangat penting dalam pembentukan karakter keluarga. Peringatan Hari Ayah juga menunjukkan bahwa orang tua merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Jika ada Hari Ibu untuk mengenang jasa ibu, maka sewajarnya sebagai penyeimbang ada Hari Ayah.

Hari Ayah dinegara kita berbeda dengan yang diberlakukan dinegara lain seperti Amerika, Kepang, Belanda, kanada, Jerman dll. hari ayah ini dinegara USA diperingati pada hari minggu ketiga pada bulan juni dan lebih dikenal dengan nama Father’s Day.

Hari ayah nasional bermula dari prakarsa sebuah komunitas lintas agama pada tahun 2006. Bukan para bapak, hari ayah justru diprakarsai oleh para wanita. Kaum ibu yang tergabung dalam Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) tersebut menggelar deklarasi di Pendopo Gede Balaikota Solo tepat 8 tahun silam. Selain di Solo, deklarasi serupa juga dihelat oleh PPIP di Maumere, Flores, NTT.

Gress Raja, ketua PPIP waktu itu menyampaikan, hari ayah lahir karena figur ayah yang sangat penting di dalam keluarga, dalam membentuk karakter hidup keluarga.

Pasca deklarasi, PPIP mengirimkan piagam deklarasi hari ayah dan buku ‘Kenangan Buat Ayah’ kepada Presiden RI waktu itu Susilo Bambang Yudhoyono serta 4 bupati di penjuru Indonesia (Sabang, Merauke, Sangir Talaud dan Pulau Rote).

Hari Ayah adalah hari untuk kita kembali mereneungkan keberadaan dan peran Ayah kita dalam membangun rumah tangga dan menjadi tulang punggung keluarga, tak jarang kita lupa akan jasa dan perjuangannya dalam membina keluarga, pada umumnya sosok seorang ayah adalah sosok yang tegar, kuat dan mendidik anaknya dari segi kedisiplinan dan nasehat tentang pentingnya hidup mandiri.

Seorang Ayah adalah figur yang terkadang sulit untuk ditebak secara mudah, ayah adalah orang yang pandai menyembunyikan perasaannya manakala jiwanya tersentuh secara emosional, apabila anaknya mendapat kebahagian dia hanya cukup tersenyum, tetapi tahukah anda dibalik semua itu, ayah terkadang menangis haru dibalik ruangan agar tak terlihat orang lain, bukanlah bersembunyi tetapi ayah berfikir dia adalah sosok yang harus tetap tegar disetiap keadaan untuk keluarganya

Itulah sejarah dan hari peringatan hari ayah nasional yang dapat saya tuliskan, semoga bisa bermanfaat bagi anda yang membacanya.
Read more ►

Thursday, October 13, 2016

BUKU BEDAH SKL UN SMA/MA IPS TAHUN 2017

0 komentar
Selamat siang, Teman-teman.
Di kesempatan kali ini, Pakgurufisika akan berbagi info yang menarik, khususnya bagi adik-adik kelas 12 SMA jurusan IPS.
Jika sebelumnya Pakgurufisika sudah membagikan info Buku Bedah SKL UN SMP/MTS Tahun 2017 dan Buku Bedah SKL UN SMA/MA IPA tahun 2017, maka kali ini Pakgurufisika  akan berbagi buat adik-adik SMA yang masuk Jurusan IPS

UN 2017 memang masih lumayan lama. Tapi persiapan sejak sekarang tentunya lebih baik bagi kalian semua. Nah, pakgurufisika punya tawaran menarik ni. 
Pakgurufisika merekomendasikan BUKU BEDAH SKL UN SMA/MA IPS 2017  buat kalian. 
Buku ini sangat reccomended banget deh buat kalian siswa kelas 9 untuk mempersiapkan Materi UN. Di dalamnya ada Ringkasan Materi yang sesuai Kisi-kisi UN tahun 2017, yang meliputi Mata Pelajaran MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA, BAHASA INGGRIS, SOSIOLOGI, GEOGRAFI, dan EKONOMI.

Di dalamnya juga terdapat contoh Latihan soal dilengkapi pembahasannya, Latihan soal, dan Prediksi UN 2017 TERAKURAT.
Eh, ada juga banyak bonusnya. 
Ada Aplikasi androidnya, Aplikasi untuk CD nya, dan banyak yang lainnya..

LENGKAP DAN TOP BANGET DEH.
Penampakan bukunya kaya gini, Teman-teman:


Nah, jika ada yang berminat membeli. Silakan kirim pesan ke Fanspage Pakgurufisika (FB) atau hub: no 085728823244 (WA). 
TENTUNYA KALIAN AKAN MENDAPATKAN DISKON HARGA YANG MENARIK (lebih murah daripada kalian membeli di Toko buku).
Tanya2 Contact kami ya ;)
Terimakasih

INFO BUKU:
Penulis : Master Tentor Indonesia
ISBN : 978-602-317-303-7
Tahun Terbit : 2016
Ukuran : 19 cm x 26 cm
Warna : BW
Kertas Cover : Art Cartoon 260 gr
Kertas Isi : Book Paper 55 gr
JIlid : Binding
Jumlah Halaman : 955

UPDATE: STOK DI PAKGURUFISIKA HABIS, SILAKAN BELI DI TOKO BUKU TERDEKAT DI KOTA ANDA. 
Read more ►

BUKU BEDAH SKL UN SMP/MTS 2017

0 komentar
Selamat siang, Teman-teman.
Di kesempatan kali ini, Pakgurufisika akan berbagi info yang menarik, khususnya bagi adik2 kelas 9 SMP/MTS. Apa itu? 

UN 2017 memang masih lumayan lama. Tapi persiapan sejak sekarang tentunya lebih baik bagi kalian semua. Nah, pakgurufisika punya tawaran menarik ni. 
Pakgurufisika merekomendasikan BUKU BEDAH SKL UN SMP/MTS buat kalian. 
Buku ini sangat reccomendded banget deh buat kalian siswa kelas 9 untuk mempersiapkan Materi UN. Di dalamnya ada Ringkasan Materi yang sesuai Kisi-kisi UN tahun 2017, yang meliputi Mata Pelajaran MATEMATIKA, BAHASA INDONESIA, IPA, dan BAHASA INGGRIS.

Di dalamnya juga terdapat contoh Latihan soal dilengkapi pembahasannya, Latihan soal, dan prediksi UN 2017 TERAKURAT.
Eh, ada juga banyak bonusnya. 
Ada aplikasi androidnya, Aplikasi untuk CD nya dan lainnya..

LENGKAP DAN TOP BANGET DEH.
Penampakan bukunya kaya gini, Teman-teman:


Nah, jika ada yang berminat membeli. Silakan kirim pesan ke Fanspage Pakgurufisika (FB) atau hub: no 085728823244 (WA). 
TENTUNYA KALIAN AKAN MENDAPATKAN DISKON HARGA YANG MENARIK (lebih murah daripada kalian membeli di Toko buku).
Tanya2 Contact kami ya ;)
Terimakasih

INFO BUKU:
Penulis : Master Tentor Indonesia
ISBN : 978-602-317-303-7
Tahun Terbit : 2016
Ukuran : 19 cm x 26 cm
Warna : BW
Kertas Cover : Art Cartoon 260 gr
Kertas Isi : Book Paper 55 gr
JIlid : Binding
Jumlah Halaman : 832

UPDATE: STOK DI PAKGURUFISIKA HABIS, SILAKAN BELI DI TOKO BUKU TERDEKAT DI KOTA ANDA. 
Read more ►
 

Copyright © ILMU KAULA Design by O Pregador | Powered by Blogger